Renang Gaya Bebas: Pengertian dan Teknik Dasar

Renang Gaya Bebas: Pengertian dan Teknik Dasar

Renang Gaya Bebas: Pengertian dan Teknik Dasar

Renang menjadi salah satu olahraga yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyenangkan dan penuh tantangan. Kegiatan di bawah air ini dapat dilakukan dengan berbagai macam gaya. Salah satu yang paling populer dan banyak digemari adalah renang gaya bebas.

Renang gaya bebas, juga dikenal sebagai freestyle, adalah gaya renang yang paling sering digunakan dan mungkin yang paling cepat dipelajari.

Namun, di antara empat gaya renang yang ada yaitu gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung, yang memiliki teknik nafas paling sulit adalah gaya bebas.

Pengertian Renang Gaya Bebas

Selain itu, posisi kedua tangan digerakkan secara bergantian ke depan dan mengayuh, sementara kedua kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah.

Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Sehingga pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar air pada saat tubuh miring. Pada saat pengambilan nafas, perenang bisa memilih untuk menolehkan kepala ke samping kiri atau ke kanan dan dilakukan secepat mungkin

Dibandingkan gaya berenang yang lain, gaya bebas merupakan gaya berenang yang biasa membuat tubuh melaju lebih cepat di dalam air.

Untuk renang jarak jauh, seperti renang jarak 1500 meter, beberapa perenang hebat akan mengambil nafas setiap dua kayuhan sekali. Pengambilan nafas dilakukan melalui mulut dengan bantuan otot dada tanpa hembusan.

Meskipun renang gaya bebas dikenal sebagai teknik berenang dengan cara bernapas yang sulit, tetapi banyak perenang sprint (jarak pendek) gaya bebas seperti jarak 50 meter atau 100 meter.

Para perenang-perenang tersebut akan berusaha semaksimal mungkin untuk menahan nafas mereka selama balapan berlangsung. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi pengurangan kecepatan akibat perenang gaya bebas tersebut mengambil nafas.

Oleh karena itu, renang gaya bebas menjadi teknik yang paling sering digunakan dan mungkin memiliki kecepatan paling tinggi.

Teknik Dasar Renang Gaya Bebas

Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan SMA Kelas X karya Agus Mukholid, berikut teknik dasar untuk melakukan renang gaya bebas:

1. Start

Pada nomor renang gaya bebas, perenang melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk.

2. Posisi Tubuh

Posisi tubuh saat berenang adalah streamline, yaitu hampir sejajar dengan permukaan air. Tubuh juga harus berputar pada sumbunya. Gerakan yang mengakibatkan posisi tubuh naik turun atau ke kanan kiri harus dihindarkan.

3. Gerakan Kaki

Gerakan kaki pada renang merupakan penyumbang daya laju yang terbesar, karena gerakan ini dilakukan tanpa terputus. Frekuensi gerakan kaki pada renang gaya bebas adalah sebanyak enam kali tendangan kaki untuk dua kali putaran lengan.

Kaki saat renang gaya bebas berperan sebagai tenaga pendorong atau penggerak yang mengatur keseimbangan tubuh. Kedua kaki digerakkan ke atas dan ke bawah secara bergantian. Kaki harus tetap lurus dan rileks, dengan gerakan yang datar dan luas.

4. Putaran Tangan

Putaran tangan pada gaya bebas terjadi secara bergantian. Ketika satu tangan melakukan dorongan ke belakang, tangan yang lain bergerak di udara untuk melakukan gerakan memutar seperti mengayuh.

Telapak tangan harus menghadap ke bawah ketika menyelam, dan lengan harus sedikit ditekuk. Kekuatan utama berasal dari lengan atas dan bahu, dan gerakan tangan yang tepat membantu mengurangi resistensi air dan meningkatkan kecepatan.

5. Putaran Kepala

Putaran kepala yang benar adalah elemen penting dalam teknik renang gaya bebas. Kepala harus tetap dalam posisi netral dan memutar hanya saat diperlukan untuk mengambil napas.

Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Pernapasan yang terlambat atau terburu-buru dapat mempengaruhi ritme dan efisiensi renang.

6. Koordinasi Gerakan

Koordinasi antara gerakan tangan, kaki, dan pernapasan sangat penting dalam renang gaya bebas. Gerakan tangan dan kaki harus sinkron dan terkoordinasi untuk menciptakan dorongan yang kuat ke depan. Pernapasan harus terjadi dengan ritme yang sesuai dengan gerakan tubuh, dan perenang harus berusaha untuk menjaga kelancaran gerakan tanpa gangguan.

Nah, itulah penjelasan terkait renang gaya bebas beserta dengan teknik dasarnya. Dengan demikian, renang gaya bebas bisa mencapai optimal.


Share this Post

follow me

Promo Terbaru

Dapatkan Promo Terbaik MMS Sekarang Juga.